Duet Pegolf Indonesia-Thailand Juara The Indonesia Pro-Am 2026

Duet Pegolf Indonesia-Thailand Juara The Indonesia Pro-Am 2026

Bogor -

Ajang The Indonesia Pro-Am 2026 sudah selesai. Duet pegolf Indonesia dan Thailand merajai turnamen tersebut.

Mereka adalah pasangan Parathakorn Suyasri (Thailand) dan Luke Evan Moore (am.) yang menguasai puncak klasemen putaran akhir, Jumat (21/8), di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor, Jawa Barat.

Mereka membukukan skor total 180, mengungguli duet Gabriele De Barba (ITA)/Andree Harahap (am.) yang berhasil menyodok ke posisi kedua dengan selisih satu pukulan. Alhasil Suyasri dan Luke berhasil mempertahankan gelar juara beregu Asian Development Tour untuk keempat kalinya ajang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sangat senang. Luke adalah seorang pemain yang sangat menakjubkan. Dia sangat memahami kondisi lapangan Gunung Geulis ini. Kami menjadi tim yang sangat baik. Kami memiliki 3 hari yang sangat menyenangkan," jelas Suyasri dalam rilis kepada detikSport.

Sementara itu, pegolf China Andi Xu jadi juara di kategori individual. Dia menjadi pegolf keempat yang mengukir juara dalam turnamen ADT Pro-Am pertama dan terbesar di Indonesia itu.

Setelah memimpin klasemen pada putaran kedua kemarin, Xu mengakhiri pertarungan di putaran final di posisi yang sama. Pegolf berusia 24 tahun mengumpulkan skor total 195 (18-di bawah-par), menyalip rekan bermain satu grupnya-Darcy Brereton yang sempat memimpin di papan atas leaderboard.

Setelah bogey di hole 14, Xu mampu mengembalikan kepercayaan dirinya setelah membuat birdie di hole 15. Ia pun makin percaya diri setelah membukukan 3 birdie di 3 hole akhir yang memastikan trofi internasional pertamanya.

"Saya tidak melihat papan skor sampai hole ke-15, saat ada papan leaderboard di samping green. Saat itu skor saya 14-di bawah-par dan saya rasa saya tertinggal satu pukulan dari Darcy," ujar Xu.

"Akhirnya saya berhasil memasukkan pukulan birdie dari pinggiran green di sana (15), lalu membuat beberapa birdie lagi di tiga hole terakhir untuk menutup putaran akhir dengan kemenangan, unggul satu pukulan," sambungnya.

"Di green-green seperti ini, Anda tidak benar-benar tahu apakah putt sejauh 20 kaki itu akan masuk. Saya hanya berkata pada diri sendiri sebelum setiap putt, 'Lakukan saja putt yang bagus. Ini sama seperti semua putt yang Anda latih. Jangan pikirkan skornya.' Dan kemudian bola-bola itu pun masuk."

Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi Xu, yang sedang menjalani musim pertamanya berkompetisi di Asian Tour dan ADT. Apalagi setelah menyelesaikan kuliahnya pada 2024, Xu belum bisa meraih gelar.

"Rasanya luar biasa. Sejujurnya, sudah lama sekali saya tidak merasakan hal seperti ini. Kemenangan turnamen terakhir saya terjadi saat kuliah, dan bisa menang di panggung profesional seperti ini sangat berarti bagi saya."

kesuksesan perhelatan The Indonesia Pro-Am tentu saja memberikan kepuasan bagi para sponsor, yakni Combiphar dan Nomura. Mereka tetap berkomitmen menyelenggarakan turnamen untuk melahirkan para juara di level internasional.

Pegolf Indonesia Kevin C. Akbar berhasil finis di T6 The Indonesia Pro-Am dengan total 11-di bawah-par.Pegolf Indonesia Kevin C. Akbar berhasil finis di T6 The Indonesia Pro-Am dengan total 11-di bawah-par. (Foto: Istimewa)

"Setelah menyelenggarakan turnamen ADT sejak 2016 di Gunung Geulis, kami mengubah format menjadi pro-am melalui The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura pada 2023, tepatnya 4 tahun lalu. Jadi, selain menampilkan nomor individual, turnamen ini pun mengedepankan kategori beregu (pro-am), yang ternyata disukai para amatir kita," kata Michael Wanandi selaku Presiden Direktur Combiphar.

"Bersama Pak Agung (Budiman, President Director Gunung Geulis Country Club), kami ingin menawarkan suasana kompetisi berbeda melalui pro-am ini," sambungnya.

"The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura memberikan platform bagi para pegolf nasional kita untuk grow the game. Hasilnya, kami cukup senang 3 pegolf kita, Kevin C. Akbar, Peter Gunawan, dan Amadeus Susanto, bisa compete dengan para pegolf luar hingga putaran akhir. Kami berharap tahun depan akan banyak pegolf kita yang juga bisa bersaing dengan pegolf-pegolf ADT," timpal Presiden Direktur Gunung Geulis Country Club Agung Budiman.

Pegolf Indonesia Kevin C. Akbar berhasil finis di posisi T6 dengan total 11-di bawah-par. Ini menjadi prestasi terbaik Kevin setelah memenangi edisi perdana tiga tahun silam.

HASIL AKHIR HE INDONESIA PRO-AM PRESENTED BY COMBIPHAR & NOMURA 2026

Kategori Individual
POS Nama R1 R2 R3 Total Ke Par
1. Xu Andi (CHI) 66 64 65 195 -18
2. Darcy Brereton (AUS) 65 66 65 196 -17
3. Minhyeok Yang (KOR) 65 69 64 198 -15
4. Michele Ortolani (ITA) 65 68 66 199 -14
5. Khavish Varadan (MAS) 66 65 69 200 -13
T6 Roberto Lebrija (MEX) 66 67 69 202 -11
Kevin C. Akbar (INA) 65 67 70 202 -11

Kategori Beregu (PRO-AM)
POS Nama R1 R2 R3 Total
1. Parathakorn Suyasri (THA)/Luke Evan Moore (am.) 61 58 61 180
2. Gabriele De Barba (ITA)/Andree Harahap (am.) 63 60 58 181
3. Kosuke Hamamoto (THA)/Alwin Ciputra (am.) 62 62 58 182
4. Jazz Janewattananond (THA)/Matthew Wanandi (am.) 58 62 62 182
5. Michael Ortolani (ITA) /Maureen Shavelle Yose (am.) 61 59 63 183

(mrp/yna)