DPRD Rejang Lebong sahkan APBD Perubahan 2026 senilai Rp942,81 miliar - ANTARA News Bengkulu

DPRD Rejang Lebong sahkan APBD Perubahan 2026 senilai Rp942,81 miliar - ANTARA News Bengkulu

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp942,81 miliar.

Pengesahan tersebut disetujui oleh tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Rejang Lebong dalam rapat paripurna di Rejang Lebong, Senin.

"Pengesahan APBD Perubahan tahun 2026 tadi sudah kita sahkan, ada tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Rejang Lebong yang menyetujuinya. Kita harapkan APBD-P ini dapat segera dilaksanakan," kata Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong Juliansyah Yayan.

Juliansyah menjelaskan, APBD Perubahan 2026 mencakup penganggaran untuk pembayaran honorarium perangkat desa, pengurus Badan Musyawarah Adat (BMA), perangkat agama, hingga ketua RT/RW se-Kabupaten Rejang Lebong.

Pembayaran honorarium tersebut sebelumnya tertunda karena adanya perubahan nomenklatur mata anggaran pada APBD Induk 2026 dari tunjangan menjadi honorarium, sehingga memerlukan penyesuaian teknis.

Dia menegaskan agar dengan sisa waktu anggaran tiga bulan ke depan, seluruh program pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan dapat segera dieksekusi oleh perangkat daerah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyampaikan apresiasi kepada pimpinan, anggota DPRD, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah merampungkan pembahasan anggaran perubahan tersebut.

"Hasil pembahasan antara Banggar DPRD dan TAPD menjadi dasar dalam penyempurnaan APBD Perubahan 2026. Dengan adanya pembiayaan netto, defisit riil dalam APBD-P 2026 berada pada posisi seimbang," ujar Hendri.

Pewarta: Nur Muhamad
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.