DPRD Barsel dorong APBD-P 2026 fokus tangani dampak karhutla

DPRD Barsel dorong APBD-P 2026 fokus tangani dampak karhutla

DPRD Barsel dorong APBD-P 2026 fokus tangani dampak karhutla

Kamis, 10 September 2026 05:58 WIB

Image Print

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran saat memimpin rapat badan anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Buntok, Rabu (9/9/2026). ANTARA/Bayu Ilmiawan 

Buntok (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah mendorong agar pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 difokuskan menangani dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan musim kemarau.

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran mengatakan, penanganan karhutla belum sepenuhnya berakhir. Pemerintah kabupaten perlu memastikan dukungan anggaran tetap diarahkan untuk langkah antisipasi maupun penanganan setelah bencana tersebut.

"Penanganan karhutla ini belum selesai dan anggaran harus didorong dan diarahkan untuk antisipasi serta penanganan pasca-karhutla," katanya usai memimpin rapat badan anggaran DPRD di Buntok, Rabu.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barito Selatan ini juga mengatakan, terkait dengan keterbatasan anggaran tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan persoalan yang muncul setelah karhutla.

Terlebih, lanjut dia, dampak kemarau panjang yang tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia mencontohkan, warga yang penyadap karet, saat ini mengalami kesulitan memperoleh penghasilan karena produksi getah menurun atau tidak lagi mengalir. Kondisi serupa dialami pencari rotan yang kesulitan menjalankan aktivitasnya.

Pada sektor perikanan, nelayan juga menghadapi permasalahan karena hasil tangkapan ikan di sungai, danau, maupun rawa mengalami penurunan. demikian halnya dalam sektor lainnya.

"Kalau anggaran terbatas, fokus kita harus jelas. Penanganan karhutla harus menjadi prioritas agar dampaknya tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih besar,” ujarnya.

Menurut dia, kehilangan mata pencarian dalam waktu cukup lama berpotensi meningkatkan kerentanan sosial masyarakat dalam kondisi sulit seperti saat ini.

Untuk itu, ia mengingatkan pemkab agar segera mencari langkah konkret guna mengurangi dampak tersebut, termasuk juga mencegah munculnya permasalahan sosial dan potensi tindak kriminal yang dapat terjadi akibat tekanan ekonomi.

"Jangan sampai masyarakat kehilangan pekerjaan kemudian tidak memiliki pilihan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pemkab harus hadir mencari solusi guna membuka jalan agar masyarakat tetap memiliki sumber penghasilan," katanya.

Untuk itu, pembahasan APBD-P ini diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pemberian stimulan kepada kelompok masyarakat yang kehilangan mata pencarian akibat dampak kemarau panjang.

Bantuan tersebut sangat diperlukan mengingat kondisi kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Januari 2027 mendatang. Masyarakat memerlukan dukungan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan ekonomi selama masa sulit.

“Konsentrasi program saat ini harus mengarah pada pemberdayaan ekonomi, terutama bantuan stimulan bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Ini penting untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat selama kemarau,” jelasnya.

DPRD Barito Selatan akan terus mendorong agar penyusunan anggaran perubahan tidak hanya berorientasi pada penanganan kondisi saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampak lanjutan yang dirasakan masyarakat.

Oleh karena itu, kebijakan anggaran harus mampu menjawab dua permasalahan tersebut sekaligus dengan memastikan penanganan karhutla tetap berjalan. Tujuannya untuk membantu masyarakat yang terdampak agar dapat kembali memperoleh sumber penghasilan.

"Pemerintah harus hadir dengan program yang benar-benar menyentuh keperluan mereka," demikian Farid Yusran.

Baca juga: Disperkimtan Barito Selatan realisasikan bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah

Baca juga: Kadisdik Barsel tegaskan BDR dilaksanakan hingga karhutla terkendali

Baca juga: Usai modifikasi cuaca sebagian wilayah Barsel diguyur hujan

Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.