Dirut PLN: Personel dikerahkan penuh atasi listrik pascagempa NTT
Depok, Jawa Barat (ANTARA) - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengerahkan personel secara penuh untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik pascagempa Flores, Nusa Tenggara Timur, agar layanan kepada masyarakat segera kembali normal.
Darmawan menyampaikan keprihatinan dan doa kepada masyarakat yang terdampak bencana serta dirinya turun langsung ke wilayah Labuan Bajo, NTT, guna memastikan seluruh jajaran PLN bekerja maksimal mendukung proses pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak gempa.
"Kami mengerahkan pasukan di lapangan all out agar perbaikan ini bisa berjalan dengan lancar," kata Darmawan dalam jumpa pers Siaga Kelistrikan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara virtual di PLN UIP2B Jamali, Depok, Jawa Barat, Minggu dini hari.
Meski begitu, Darmawan tidak menyebutkan secara merinci berapa jumlah personel yang diterjunkan dalam menangani kelistrikan di wilayah terdampak bencana tersebut.
Hanya saja, dia menegaskan seluruh personel PLN diterjunkan untuk memperbaiki jaringan listrik yang mengalami gangguan akibat gempa dengan mengutamakan keselamatan serta kecepatan penanganan di lapangan.
Tim teknis terus memperbaiki infrastruktur kelistrikan terutama pada daerah yang mengalami longsor karena beberapa tiang listrik roboh sehingga membutuhkan penanganan langsung secara bertahap dan menyeluruh.
PLN mengoptimalkan koordinasi lapangan agar seluruh pekerjaan pemulihan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat kembali memperoleh pasokan listrik dalam waktu sesingkat mungkin setelah bencana terjadi.

Pemulihan pasokan listrik juga mendorong sistem telekomunikasi kembali beroperasi karena sebagian besar stasiun pemancar telah kembali memperoleh suplai listrik dari jaringan PLN.
Normalisasi pasokan listrik memberikan dukungan penting terhadap kelancaran komunikasi masyarakat dan penanganan darurat selama proses pemulihan pascagempa di berbagai wilayah terdampak di NTT.
Darmawan memastikan PLN akan terus memantau perkembangan di lapangan hingga seluruh jaringan dan pelanggan terdampak memperoleh layanan listrik yang kembali normal secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Lebih lanjut dia mengatakan sistem kelistrikan langsung diperbaiki secara cepat. Pembangkit satu per satu yang sempat padam dinyalakan. Gardu induk yang juga padam berhasil dinyalakan. Dari 11 gardu induk yang sempat padam, saat ini semuanya sudah berhasil menyala.
"Dari 59 penyulang, 58 penyulang sudah menyala atau 98,3 persen, dan sampai tadi ini baru saja kami mendarat di sini, 88 persen dari pelanggan juga sudah berhasil kami nyalakan," ucapnya.
Sementara sisanya sekitar 11 persen masih dilakukan percepatan perbaikan terutama di daerah-daerah yang terdampak adanya longsor di mana tiang listriknya ambruk.
"Saat ini kami sedang memperbaiki satu per satu sehingga diharapkan besok (Minggu 16/8) semua pelanggan sudah bisa menyala kembali," katanya.
"Nah untuk itu kami di sini (Labuan Bajo) memastikan agar pemulihan sistem kelistrikan di daerah yang terdampak bencana gempa bumi ini bisa berjalan dengan lancar," tambah Dirut PLN.
Baca juga: Dirut PLN: Pemulihan kelistrikan pascagempa Flores berjalan cepat
Baca juga: PLN sudah pulihkan 429 gardu listrik pascagempa Flores
Baca juga: PLN siaga pemulihan kelistrikan NTT pascagempa M 7.7 di Nagekeo
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.