Dinkominfo-Kemenag Purbalingga kerja sama mendorong transformasi digital
Dinkominfo-Kemenag Purbalingga kerja sama mendorong transformasi digital
Jumat, 31 Juli 2026 09:27 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga R Budi Setiawan (kanan) bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemendag) Purbalingga Zahid Khasani (tengah) menunjukkan naskah perjanjian kerja sama yang baru mereka tanda tangani di Aula Uswatun Khasanah, Kantor Kemenag Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026]. ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga
Purbalingga (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat menjalin kerja sama untuk memperkuat literasi digital aparatur sipil negara (ASN) guna mendorong transformasi digital serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Perjanjian kerja sama (PKS) yang ditandatangani di Aula Uswatun Khasanah, Kantor Kemenag Purbalingga, Kamis, difokuskan pada peningkatan kompetensi digital ASN di lingkungan Kemenag agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dinkominfo Kabupaten Purbalingga juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kantor Kemenag Purbalingga atas komitmen dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan keterbukaan informasi publik.
Kepala Dinkominfo Kabupaten Purbalingga R Budi Setiawan mengatakan perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan sehingga transformasi digital harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
"Transformasi digital bukan hanya sekadar menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun budaya kerja yang adaptif, cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Literasi digital menjadi kompetensi yang sangat penting bagi setiap ASN agar mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas, cepat, transparan, dan akuntabel," katanya.
Menurut dia, ASN yang memiliki literasi digital yang baik akan menjadi garda terdepan dalam menciptakan pelayanan publik yang profesional sekaligus mampu menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, maupun penyalahgunaan teknologi digital.
Ia mengharapkan kerja sama tersebut dapat melahirkan berbagai program yang mampu meningkatkan kompetensi digital ASN sekaligus memperkuat pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain itu, kata dia, digitalisasi akan memberikan manfaat optimal apabila dijalankan oleh sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, dan beretika.
"Penguatan literasi digital tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel," kata Budi.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani mengatakan kerja sama tersebut bagian dari upaya memperkuat peran Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang semakin terbuka, adaptif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kehadiran Kementerian Agama tidak hanya di tataran dokumentasi, tetapi bagaimana benar-benar memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat Purbalingga," katanya.
Ia menilai penghargaan dari Dinkominfo merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Menurut dia, capaian tersebut lahir dari komitmen pimpinan beserta seluruh jajaran dalam membangun budaya kerja yang selaras sehingga mengantarkan Kantor Kemenag Purbalingga menuju target predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2027.
Melalui kerja sama tersebut, Kantor Kemenag Purbalingga akan mengembangkan penguatan literasi digital hingga ke Kantor Urusan Agama (KUA) dan pengawas madrasah dengan dukungan Dinkominfo Kabupaten Purbalingga.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.