Catat tanggalnya! Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 tahap 5 dibuka hingga 23 September - ANTARA News Jawa Barat

Catat tanggalnya! Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 tahap 5 dibuka hingga 23 September - ANTARA News Jawa Barat

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan periode seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 5 akan berlangsung hingga 23 September 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan tahap ini menjadi bagian dari proses penetapan peserta yang akan mengikuti pelatihan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa seleksi peserta dilakukan guna memastikan kesiapan peserta sebelum mengikuti pelatihan.

“Seleksi ini sangat penting, maka dari itu kami mengimbau agar calon peserta dapat menggunakan kesempatan ini sebaik baiknya,” ujar Darmawansyah.

Pentingnya Tahap Seleksi dan Jadwal Pengumuman

Selain itu, ia menjelaskan bahwa hasil seleksi tersebut akan menjadi salah satu fondasi pengambilan keputusan dalam penetapan peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 5.

Melalui tahapan ini, Kemnaker memastikan peserta terpilih memiliki kesiapan diri yang matang untuk mengikuti serangkaian kegiatan selama masa pelatihan.

“Kami berharap, bagi peserta yang nantinya terpilih menjadi peserta pelatihan, memiliki komitmen kuat dan dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan,” kata Darmawansyah.

Adapun hasil seleksi akan diumumkan pada 24 September 2026. Oleh karena itu, calon peserta diimbau untuk terus memantau informasi melalui laman resmi skillhub.kemnaker.go.id.

Prioritas Peserta: Lulusan SMA/SMK hingga Korban PHK

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Pelatihan Vokasi Nasional merupakan program pemerintah untuk mengakselerasi keterampilan tenaga kerja agar semakin adaptif terhadap dinamika industri.

“Kami ingin memperluas akses masyarakat dalam memperoleh keahlian terapan yang relevan,” kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/9).

Yassierli mengatakan perubahan lanskap industri yang berlangsung pesat menuntut pekerja untuk terus memperbarui dan meningkatkan keterampilan.

Oleh karena itu, baik upskilling maupun reskilling menjadi penting agar tenaga kerja nasional mampu meningkatkan daya saing dan memenuhi kebutuhan pasar kerja.

Ia juga mengatakan, peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 diprioritaskan bagi pencari kerja, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), dan calon wirausahawan, khususnya lulusan SMA/SMK sederajat.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.