Cara Membersihkan Abu Vulkanik di Rumah dengan Aman, Jangan Sembarangan Menyapu!
Selain melindungi diri dengan masker dan kacamata, proses pembersihan perlu dilakukan secara perlahan untuk mencegah abu kembali menyebar ke udara.
Lantas, bagaimana cara membersihkan abu vulkanik di rumah yang aman dan benar?
Baca Juga: Survei: Gen Z dan Milenial Merasa Puas dengan Program MBG
Cara Membersihkan Abu Vulkanik di Rumah
1. Gunakan masker dan pelindung mata
Sebelum mulai membersihkan, gunakan masker respirator seperti N95 serta kacamata pelindung.
Perlengkapan ini membantu mengurangi risiko menghirup partikel abu dan mencegah abu masuk ke mata.
2. Jangan langsung menyapu abu dalam kondisi kering
Abu vulkanik yang kering mudah beterbangan ketika disapu. Kondisi tersebut justru dapat meningkatkan jumlah abu di udara dan membuatnya lebih mudah terhirup.
Karena itu, basahi abu terlebih dahulu secara perlahan sebelum membersihkannya.
Baca Juga: 6 Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bagi Kesehatan yang Masuk Jabodetabek, Waspadai Gangguan Pernapasan!
3. Bersihkan dari bagian atas terlebih dahulu
Jika abu menempel di meja, rak, atau permukaan lainnya, bersihkan bagian yang lebih tinggi terlebih dahulu sebelum lantai.
Dengan begitu, abu yang jatuh dapat dibersihkan sekaligus dan tidak mengotori area yang sudah dibersihkan.
4. Gunakan kain atau lap lembap
Untuk membersihkan permukaan seperti meja, kursi, jendela, dan perabot rumah, gunakan kain lembap.
Cara ini membantu menangkap abu sehingga tidak mudah beterbangan ke udara.
5. Bersihkan lantai dengan hati-hati
Setelah abu dibasahi, bersihkan lantai menggunakan alat pel atau kain basah.
Hindari tindakan yang dapat membuat abu kembali berhamburan, terutama ketika jumlah abu cukup banyak.
6. Jangan menggunakan blower atau kipas untuk meniup abu
Hindari membersihkan abu menggunakan alat yang dapat membuatnya beterbangan.
Abu yang kembali masuk ke udara dapat meningkatkan risiko paparan bagi penghuni rumah.
7. Bersihkan abu di luar rumah secara bertahap
Jika abu menumpuk di teras, halaman, atau area luar lainnya, lakukan pembersihan secara perlahan. Jangan membuat tumpukan abu beterbangan ke arah rumah atau lingkungan sekitar.
8. Perhatikan atap rumah
Abu vulkanik yang menumpuk dalam jumlah banyak di atap dapat menambah beban bangunan, terutama ketika bercampur dengan air hujan.
Jika harus membersihkan atap, utamakan keselamatan dan jangan mengambil risiko jika kondisi licin atau berbahaya.
9. Jaga makanan dan sumber air tetap tertutup
Tutup makanan, minuman, serta wadah penyimpanan air selama proses pembersihan. Abu yang masuk ke sumber air juga dapat memengaruhi kualitasnya, sehingga sumber air perlu dijaga dari kontaminasi.
WHO mencatat bahwa partikel dari atmosfer, termasuk abu, dapat mencemari sistem penampungan air hujan.
10. Cuci tangan dan tubuh setelah selesai
Setelah membersihkan abu, segera cuci tangan dengan sabun dan bersihkan bagian tubuh yang terkena abu. Pakaian yang digunakan saat membersihkan juga sebaiknya segera dicuci.
FAQ
1. Apakah abu vulkanik boleh langsung disapu?
Sebaiknya jangan langsung menyapu abu dalam kondisi kering karena dapat membuat partikel abu beterbangan. Basahi abu secara perlahan terlebih dahulu agar tidak mudah menyebar ke udara.
2. Masker apa yang sebaiknya digunakan saat membersihkan abu vulkanik?
Gunakan masker respirator seperti N95 yang terpasang dengan baik untuk membantu mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik. Pelindung mata juga sebaiknya digunakan selama proses pembersihan.
3. Bagaimana cara membersihkan abu vulkanik dari perabot rumah?
Gunakan kain atau lap lembap untuk membersihkan meja, kursi, rak, jendela, dan permukaan lainnya. Hindari menggunakan cara yang dapat membuat abu kembali beterbangan.
4. Apakah abu vulkanik bisa dibersihkan menggunakan blower?
Sebaiknya hindari blower atau alat lain yang meniup abu. Aliran udara dapat membuat partikel abu kembali beterbangan dan meningkatkan paparan bagi penghuni rumah.
5. Bagaimana jika abu vulkanik menumpuk di atap?
Abu yang menumpuk di atap dapat menambah beban bangunan, terutama ketika basah terkena hujan. Jika kondisi atap licin atau berisiko, jangan memaksakan diri untuk membersihkannya dan ikuti arahan petugas.
Kesimpulan
Membersihkan abu vulkanik di rumah perlu dilakukan secara hati-hati agar partikel abu tidak kembali beterbangan dan terhirup.
Gunakan masker respirator dan pelindung mata, kemudian bersihkan permukaan menggunakan metode basah secara bertahap.
Hindari menyapu abu dalam kondisi kering atau menggunakan blower untuk meniupnya.
Jangan lupa melindungi makanan dan sumber air dari kontaminasi serta memperhatikan kondisi atap sebelum melakukan pembersihan.
Jika area yang terdampak cukup berat atau berisiko, utamakan keselamatan dan ikuti arahan dari pihak berwenang.