Bye-bye Nyeri Haid! 7 Makanan Ini Bisa Jadi Penyelamat Saat Kram Perut
Jakarta -
Kram haid dipicu lonjakan hormon prostaglandin dalam tubuh. Sejumlah makanan diklaim ahli gizi dapat membantu meredakan nyerinya.
Rasa nyeri saat menstruasi berbeda pada setiap perempuan, mulai dari sekadar tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas harian.
Melansir Women's Health (23/9/2026), dokter kandungan Wendie Trubow, MD menyebut tingkat keparahan kram dipengaruhi jumlah darah yang keluar, kelenturan leher rahim, peradangan tubuh, hingga persepsi rasa sakit tiap individu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar siklus haid lebih nyaman, Trubow menyarankan menghindari makanan olahan, tidur cukup, mengelola stres, dan mengonsumsi suplemen seperti vitamin B teretilasi yang mendukung keseimbangan hormon.
Kebiasaan ini disarankan dilakukan sepanjang bulan, bukan hanya saat haid, agar hasilnya maksimal.
Berikut 7 makanan yang bantu meredakan kram saat haid:
1. Alpukat
Alpukat kaya asam lemak omega-3. Foto: Getty Images/pilipphoto
Alpukat kaya asam lemak omega-3 dan magnesium yang dapat meredakan kram, kata Alli Magier, RD, pendiri Well by Alli.
"Asam lemak omega-3 dapat mengurangi peradangan dan membantu mencegah produksi prostaglandin berlebih," ujarnya. Magnesium turut merelaksasi otot polos dan menekan produksi prostaglandin.
2. Teh Chamomile
Teh chamomile mengandung senyawa antiinflamasi yang meredakan nyeri dengan menghambat enzim pemicu sakit, menurut Magier. Efeknya paling optimal bila diminum beberapa hari sebelum menstruasi dimulai, bukan saat nyeri sudah muncul.
3. Sayuran Cruciferous
Brokoli dan kembang kol mengandung antioksidan. Foto: Getty Images/iStockphoto
Dominasi estrogen akibat detoksifikasi yang tidak optimal dapat memicu dismenore, ujar Morgan Goodstadt, RD, pendiri Good Nutrition.
Brokoli dan brussels sprout mengandung antioksidan serta serat yang membantu hati membuang kelebihan estrogen melalui saluran cerna, sehingga buang air besar tetap teratur.
4. Makanan Fermentasi
Kefir, kimchi, kombucha, acar, sauerkraut, dan yoghurt mengandung probiotik yang menjaga kesehatan usus serta keseimbangan estrogen, kata Magier.
Asupan kalsium yang rendah juga meningkatkan kontraksi otot, sehingga produk susu fermentasi disarankan untuk meredakan kram.
5. Ikan Salmon
Ikan salmon kaya nutrisi. Foto: Getty Images/Siraphol
Prostaglandin banyak terbentuk dari asam lemak omega-6 yang bersifat memicu peradangan, jelas Goodstadt. Karena itu, rasio omega-3 dan omega-6 perlu dijaga dengan memperbanyak konsumsi ikan berlemak seperti salmon dan sarden.
6. Biji Rami
Selain kaya serat dan omega-3, biji rami atau flaxseed mengandung lignan yang dapat mengikat serta mendetoksifikasi kelebihan estrogen, kata Goodstadt.
Ia menyebut biji rami sebagai salah satu makanan favorit untuk kesehatan hormon.
7. Jahe
Ilustrasi jahe Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska
Konsumsi jahe berpotensi menurunkan intensitas kram menstruasi menurut tinjauan tahun 2022, meski penelitian lanjutan masih diperlukan.
Sifat antiperadangannya juga membantu menenangkan perut dan mengurangi mual, gejala umum PMS lainnya.
Meski bukan pengganti obat, ketujuh makanan ini bisa menjadi pendamping alami untuk melewati masa haid dengan lebih nyaman.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)