Bursa Efek Indonesia Catat 7 IPO Sepanjang 2026, Empat Perusahaan Lagi Bersiap Melantai di Bursa
Minggu, 12 Juli 2026 - 13:30 WIB
Jakarta, VIVA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak tujuh perusahaan telah resmi mencatatkan sahamnya melalui skema Initial Public Offering (IPO) hingga 10 Juli 2026. Dari aksi korporasi tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.
Baca Juga
Di sisi lain, masih terdapat empat perusahaan yang sedang berada dalam antrean pencatatan saham atau IPO pipeline dan bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia dalam waktu mendatang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal masih terus berjalan sepanjang tahun ini.
Baca Juga
"Per 10 Juli 2026 telah tercatat tujuh perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dengan dana yang dihimpun sebesar Rp2,16 triliun. Saat ini masih terdapat empat perusahaan dalam pipeline pencatatan saham di BEI," ujar Saidu Solihin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.
Dua Perusahaan Besar Masuk Antrean IPO
Baca Juga
Saidu menjelaskan empat perusahaan yang masih berada dalam antrean IPO memiliki skala aset yang berbeda-beda.
Dari jumlah tersebut:
- 2 perusahaan merupakan perusahaan berskala besar dengan aset di atas Rp250 miliar.
- 2 perusahaan lainnya merupakan perusahaan berskala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar.
Pengelompokan skala aset tersebut mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017.
Didominasi Sektor Kesehatan
Berdasarkan sektor usahanya, perusahaan yang masih menunggu proses pencatatan saham berasal dari beberapa bidang industri.
Rinciannya meliputi:
- 2 perusahaan sektor kesehatan (healthcare)
- 1 perusahaan sektor barang konsumsi primer (consumer staples)
- 1 perusahaan sektor bahan baku (basic materials)
Keberadaan perusahaan dari sektor kesehatan menunjukkan industri tersebut masih menjadi salah satu sektor yang aktif memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan.
Jumlah Emiten Capai 963 Perusahaan
Hingga 10 Juli 2026, jumlah perusahaan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 963 emiten.
BEI menargetkan jumlah perusahaan tercatat terus meningkat hingga mencapai 1.100 perusahaan pada 2030.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pendalaman pasar modal Indonesia sekaligus memberikan lebih banyak pilihan investasi bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penerbitan Obligasi dan Sukuk Tembus Rp100 Triliun
Selain pencatatan saham, aktivitas penghimpunan dana melalui instrumen Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) juga menunjukkan perkembangan positif.
Halaman Selanjutnya
BEI mencatat hingga 10 Juli 2026 telah terdapat: