Bupati Lamsel: Ngaben Balinuraga perkuat persatuan dan budaya

Bupati Lamsel: Ngaben Balinuraga perkuat persatuan dan budaya

Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama menegaskan Ngaben Massal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, merupakan simbol persatuan sekaligus warisan budaya yang ANTARA News lampung 40 ...

Lampung Selatan (ANTARA) - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama menegaskan Ngaben Massal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, merupakan simbol persatuan sekaligus warisan budaya yang harus terus dijaga sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya daerah.

β€œPemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen mendukung pelestarian tradisi yang diwariskan secara turun-temurun karena menjadi kekuatan budaya sekaligus memperkaya keberagaman daerah,” kata Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama saat menghadiri puncak Upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal di Desa Balinuraga, Jumat.

Ia mengatakan keberlangsungan Ngaben Massal hingga saat ini menunjukkan kuatnya komitmen masyarakat Balinuraga dalam menjaga serta mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.

Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan upacara tersebut tidak terlepas dari semangat persaudaraan dan gotong royong yang terus dipelihara masyarakat.

β€œSaya melihat sendiri bagaimana adat, budaya, dan semangat gotong royong terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. Inilah kekayaan yang sangat berharga bagi Kabupaten Lampung Selatan yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Dia juga menambahkan Ngaben Massal tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat. Hal itu terlihat dari kehadiran keluarga peserta upacara yang datang dari berbagai daerah, seperti Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, hingga Bali.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dirinya menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh keluarga peserta dan tamu yang hadir.

β€œKehadiran bapak dan ibu menjadi bukti nyata eratnya tali persaudaraan dalam menjaga warisan adat dan budaya yang kita banggakan. Desa Balinuraga telah menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar, bukan hanya untuk melaksanakan upacara adat, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyatakan akan terus mendukung pelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Lampung Selatan Made Sugriwa mengatakan Ngaben Massal tahun ini diikuti 270 sawa yang terdiri atas 153 jenazah dewasa dan 117 jenazah anak-anak.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan didukung sekitar 500 panitia dan relawan sejak tahap persiapan hingga puncak acara. Selain memiliki nilai spiritual dan budaya, lanjutnya, penyelenggaraan Ngaben Massal juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ia memperkirakan sebanyak 15.000 hingga 16.000 orang menghadiri rangkaian kegiatan tersebut sehingga mendorong peningkatan aktivitas usaha masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

β€œSelama rangkaian kegiatan berlangsung, diperkirakan sekitar 15.000 hingga 16.000 orang hadir di Desa Balinuraga. Kehadiran ribuan pengunjung tersebut turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” kata Made.

Dia berharap penyelenggaraan Ngaben Massal pada masa mendatang didukung penataan yang semakin baik, terutama penyediaan fasilitas bagi tamu dari luar daerah.

Menurut Made, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan Ngaben Massal Balinuraga telah berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi Lampung Selatan kepada masyarakat yang lebih luas.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.