Bulog NTT jaga kebutuhan pangan warga terdampak gempa Flores

Bulog NTT jaga kebutuhan pangan warga terdampak gempa Flores
Penyaluran lanjutan pada September menegaskan kepedulian Bulog NTT terus dijaga seiring kebutuhan masyarakat dalam menghadapi dampak gempa.

Kupang, NTT (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores, melalui penyaluran bantuan pangan dan nonpangan hingga memasuki hari ke-27 pascabencana.

“Kebutuhan pangan masyarakat harus tetap terpenuhi di tengah situasi yang sulit. Karena itu, Bulog NTT terus bergerak aktif bersama para pemangku kepentingan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak,” kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui penyerahan bantuan oleh Serikat Karyawan (SEKAR) Bulog NTT dalam program Bulog Peduli. Keterlibatan karyawan menjadi bentuk solidaritas keluarga besar Bulog untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.

Adapun bantuan pangan yang diberikan meliputi beras, telur, mi instan, gula pasir, dan air minum.

Sementara itu, bantuan nonpangan berupa selimut serta kebutuhan nonpangan lainnya turut diserahkan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak.

Arrahim menjelaskan bantuan Bulog Peduli diserahkan di Kabupaten Nagekeo, meliputi Kolikapa, Kelurahan Mbay 1; Desa Nagadero; serta Alobuu, Desa Nggolombay, pada Rabu (9/9).

Penyaluran di sejumlah lokasi tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog NTT untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak gempa melalui dukungan yang nyata dan berkelanjutan.

Penyerahan bantuan dilanjutkan di Kabupaten Manggarai, dengan lokasi penyaluran di Kecamatan Langke Rembong dan Kecamatan Reok, pada Jumat (11/11).

Sebelumnya, bantuan serupa telah diserahkan pada 18–20 Agustus 2026 di Kabupaten Sikka, Ngada, Nagekeo, dan Manggarai.

“Penyaluran lanjutan pada September menegaskan kepedulian Bulog NTT terus dijaga seiring kebutuhan masyarakat dalam menghadapi dampak gempa,” kata Arrahim.

Selain bantuan melalui program Bulog Peduli, hingga 11 September 2026 Bulog NTT tercatat telah menyalurkan bantuan bencana alam berupa beras sebanyak 1.571.645 kilogram dan minyak goreng sebanyak 7.000 liter.

Bantuan tersebut disalurkan untuk tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Kabupaten Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat.

Bulog NTT juga membantu pemerintah daerah di tujuh kabupaten tersebut menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan total sebanyak 102.000 Kilogram.

Dalam pelaksanaannya, Bulog NTT bersinergi dengan pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat, POLRI melalui Polres setempat, serta TNI melalui Kodim setempat. Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran distribusi dan memperkuat koordinasi penyaluran agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Arrahim mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kepedulian dan memperkuat gotong royong dalam mendukung pemulihan masyarakat Flores.

“Bulog NTT terus mengambil peran aktif dan merespons kebutuhan penanganan bencana bersama pemerintah daerah, TNI, dan POLRI. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penguat semangat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar dia.

Baca juga: Kemnaker salurkan bantuan bagi korban gempa di Flores NTT

Baca juga: BNPB: Korban gempa NTT capai 136 jiwa-70 persen rumah terverifikasi

Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.