BPS Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi di Rumah Ketua MPR Muzani

BPS Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi di Rumah Ketua MPR Muzani

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti turun langsung melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani.

Pendataan dilakukan di kediaman dinas Ketua MPR, di kompleks Widya Chandra Jakarta Selatan, Jumat (28/8). Amalia didampingi Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto dan dua petugas sensus ekonomi.

Ia mengatakan Muzani bersikap kooperatif selama proses pendataan berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tadi melakukan pendataan di rumah Bapak Ketua MPR dan ini satu bukti bahwa Ketua MPR ingin berpartisipasi di dalam sensus ekonomi dan beliau tadi dengan sangat kooperatif menjawab pertanyaan," kata Amalia kepada wartawan usai pendataan.

Menurut Amalia, partisipasi masyarakat dalam SE2026 penting untuk memperbarui data mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan aktivitas usaha terkini.

Ia juga mengimbau masyarakat yang belum didata untuk berpartisipasi dalam sensus. Bos BPS juga menjamin kerahasiaan data yang diberikan masyarakat.

[Gambas:Youtube]

"Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan," tegas Amalia.

Selain melalui petugas sensus, Amalia mengatakan masyarakat dapat melakukan pengisian secara mandiri melalui kuesioner online yang disediakan BPS. Tautan kuesioner tersebut dapat diminta kepada petugas yang datang.

"Untuk masyarakat yang memang ingin mengisi secara mandiri, kami juga sudah siapkan kuesioner online dengan link-nya nanti bisa dimintakan kepada para petugas yang datang, supaya kalau ingin mengisinya sendiri tidak perlu ditanyakan oleh petugas," ujarnya.

Sementara itu, Muzani mengatakan pendataan ekonomi merupakan salah satu cara bagi negara untuk mengetahui aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap data yang diperoleh melalui sensus dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ke depan.

"Supaya kebijakan yang akan diambil di masa-masa yang akan datang adalah kebijakan yang berdasarkan pada data dan angka yang benar," kata Muzani.

Muzani juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam SE2026.

"Saya berharap kegiatan ini akan berjalan lancar dan bisa diikuti sebanyak mungkin oleh warga negara Indonesia," ujarnya.

(lau/ins)