BPBD Medan tingkatkan kesiapsiagaan potensi bencana kelompok rentan - ANTARA News Sumatera Utara

BPBD Medan tingkatkan kesiapsiagaan potensi bencana kelompok rentan - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara, terus meningkatkan kesiapsiagaan elemen masyarakat termasuk kelompok rentan menghadapi berbagai potensi bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita mengatakan meningkatkan kesiapsiagaan menjadi salah satu komitmen pemerintah dalam memperkuat mitigasi bencana.

"Tujuan utama pelatihan bagi elemen masyarakat sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kapasitas, kesadaran dini menghadapi potensi bencana," ujar Yunita di Medan, Kamis.

Yunita mengatakan, Pelatihan dan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang diikuti komunitas difabel, lansia dan ibu hamil/menyusui tersebut mendapatkan pemahaman terkait mitigasi bencana.

"Pelatihan tidak sekedar memberikan pemahaman mengenai bencana, tetapi diarahkan untuk membangun kapasitas kelompok rentan agar mampu mengenali risiko, mengambil langkah penyelamatan dan tetap mandiri ketika menghadapi situasi darurat," kata dia.

Menurut dia, peningkatan kapasitas kelompok rentan menjadi bagian penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.

"Pelatihan ditujukan untuk meningkatkan , mengurangi risiko bencana serta mendorong keterlibatan kelompok rentan dalam upaya penanggulangan bencana yang inklusif," sebut dia.

Melalui kegiatan tersebut, ia berharap seluruh elemen masyarakat termasuk kelompok rentan menjadi masyarakat yang tangguh dan paham terkait memitigasi potensi bencana.

Ia mengatakan, pelatihan tersebut terus digalakkan pemerintah kota (pemkot) setempat guna meningkatkan kesiapsiagaan serta membangun budaya tanggal darurat masyarakat.

"Ini menjadi bagian dari upaya BPBD Kota Medan dalam membangun budaya kesiapsiagaan serta menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana," ujarnya.

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.