BP BUMN Sampaikan Tali Asih ke Pihak Keluarga Jurnalis dan ABK Arupadatu I

BP BUMN Sampaikan Tali Asih ke Pihak Keluarga Jurnalis dan ABK Arupadatu I

Kamis, 24 September 2026 - 22:25 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Pengaturan (BP) BUMN menyalurkan tali asih untuk keluarga dari 5 orang jurnalis dan 3 anak buah kapal (ABK) KM Arupadatu 1 yang hilang kontak di Selat Sunda.

Baca Juga

Wakil Kepala II BP BUMN, Tedi Bharata mengatakan, pihaknya berada bersama para keluarga korban dan berharap mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi hal ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bapak-ibu sekalian tentunya tidak sendiri. Ada kami, keluarga besar BUMN yang berusaha untuk membantu,” kata Tedi dalam acara “Penyerahan Tali Asih Kepada Keluarga Korban Erupsi Gunung Anak Krakatau” di Gedung BP BUMN Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

Baca Juga

Penemuan mayat kru kapal Arupadatu.

Photo :

  • Istimewa.

Sejumlah perusahaan juga ikut terlibat dalam pemberian tali asih ini, antara lain yakni LKBN ANTARA, Antara ETP, Peruri, AirNav, Jasa Tirta I, Jasa Tirta II, Pelindo, ASDP Indonesia Ferry, Jasamarga dan PTPN 4.

Baca Juga

Tedi menyampaikan, pemberian tali asih tersebut merupakan wujud kepedulian BUMN, dalam membantu keluarga para jurnalis dan ABK untuk melalui keadaan yang tidak mudah untuk dihadapi.

“Tentunya, tali asih yang kami berikan pada sore hari ini tentu tidak akan bisa menggantikan apa yang hilang,” ujarnya.

Tedi berharap agar keluarga dari rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dapat diberikan ketabahan.

Sementara Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra berharap, tali asih yang disalurkan dapat memberikan keringanan kepada keluarga korban.

Dia juga memastikan bahwa BP BUMN terus mengikuti perkembangan pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I, dan memutuskan untuk menyalurkan tali asih tanpa menunda terlalu lama.

“Kami dari BUMN, BP BUMN maupun dari BUMN-BUMN yang ikut berpartisipasi itu memberikan tali asih kepada saudara-saudara kita. Mungkin tidak bisa mengganti kehilangan yang terjadi, tetapi inilah bentuk kepedulian,” ujar Hambra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, 8 orang yang merupakan rombongan kapal cepat KM Arupadatu I, M Bagus Khoirunnas (jurnalis Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (jurnalis Merdeka.com), Yudhistiro (jurnalis iNews), Firdaus (jurnalis Anadolu) dan Donal (jurnalis lepas).

Sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu). Mereka dilaporkan hilang kontak, Senin (7/9) siang pukul 14.00 WIB.

Halaman Selanjutnya

Pada Sabtu (12/9) Basarnas Bengkulu menerima laporan adanya penemuan mayat tanpa identitas di kawasan Pesisir Sawang Bengkok Desa Khayapu Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.