BNN Kota Jambi melayani sekitar 3.000 orang penyalahgunaan - ANTARA News Jambi

BNN Kota Jambi melayani sekitar 3.000 orang penyalahgunaan - ANTARA News Jambi

Kota Jambi (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi telah melayani rehabilitasi sekitar 3.000 orang terkait penyalahgunaan narkoba sepanjang 2021 hingga Juli 2026.

"Sekitar 3.000 orang ini yang terdata menjadi pecandu, pengguna dan korban narkoba," kata Kepala BNN Kota Jambi Kombes Pol Marinus Marantika Sitepu di Jelutung, Kota Jambi, Selasa.

Ia mengatakan akumulasi layanan rehabilitasi itu telah memperoleh layanan rehabilitasi dan pemulihan narkotika dalam kurun tahun 2021 hingga Juli 2026.

Angka tersebut merupakan akumulasi layanan rehabilitasi yang telah diberikan kepada masyarakat selama periode tersebut dan belum termasuk penyalahguna yang belum teridentifikasi, belum menjalani asesmen.

Kemudian tidak melaporkan diri, atau belum mampu mengakses layanan rehabilitasi karena keterbatasan kapasitas, kendala geografis, maupun faktor sosial ekonomi.

"Angka tersebut merupakan data masyarakat yang telah terjangkau layanan BNN Kota Jambi dan belum dapat menggambarkan keseluruhan kondisi penyalahgunaan narkoba di kota setempat," ujarnya.

Menurut dia, masih terdapat kemungkinan masyarakat yang mengalami persoalan penyalahgunaan narkoba tetapi belum terdata karena belum melaporkan diri atau belum mengakses layanan rehabilitasi.

Marinus mengatakan masyarakat sebagian masih merasa takut dan khawatir untuk melaporkan kondisi tersebut sehingga jumlah sebenarnya berpotensi lebih besar.

Pihaknya terus mengedepankan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Marinus mengatakan edukasi penting dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami bahaya narkoba dan tidak takut mencari bantuan ketika menghadapi persoalan penyalahgunaan narkoba.

"Pendekatan pencegahan menjadi bagian penting untuk menekan persoalan narkoba sejak dari lingkungan masyarakat dan keluarga," kata dia.

BNN Kota Jambi berharap masyarakat semakin memahami bahaya narkoba sekaligus tidak takut untuk mencari bantuan ketika menemukan persoalan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.