Bidik 14 Ribu Pelari, Pertamina Eco RunFest 2026 Bawa Misi Besar untuk Lingkungan

Bidik 14 Ribu Pelari, Pertamina Eco RunFest 2026 Bawa Misi Besar untuk Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 Desember 2026. Tahun ini mengusung tema "Spark The Change Leave Zero Energy."

Melalui tema tersebut, Pertamina ingin menjadikan kegiatan olahraga sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan. Konsepnya pun tidak berhenti pada perlombaan, tetapi dilengkapi dengan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kampanye lingkungan.

Pertamina menargetkan 14.000 pelari ambil bagian dalam ajang tersebut. Selain itu, sekitar 10.000 orang ditargetkan hadir untuk menikmati rangkaian acara, termasuk pertunjukan musik secara langsung.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan ukuran keberhasilan Eco RunFest tidak semata-mata ditentukan berdasarkan jumlah peserta yang hadir.

Menurutnya, dampak terhadap peningkatan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dari tujuan penyelenggaraan.

"Kami ingin menumbuhkan awareness kepada masyarakat, pelari, karena sejak mereka membayar pembelian tiket, kami akan bertanggung jawab atas pembayaran tersebut untuk program-program lingkungan," kata Baron dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Seluruh keuntungan yang diperoleh dari penjualan tiket akan dialokasikan untuk program Eco-Mission. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina menghadirkan kontribusi langsung terhadap lingkungan.

"Sebesar seratus persen keuntungan penjualan tiket disalurkan utuh untuk Eco-Mission sebagai aksi nyata bagi lingkungan," ujar Baron.

Dengan konsep tersebut, peserta tidak hanya diposisikan sebagai pelari yang mengikuti sebuah perlombaan. Mereka juga turut berkontribusi dalam gerakan lingkungan melalui keikutsertaannya di Eco RunFest 2026.

Dari sisi perlombaan, penyelenggara menyiapkan empat kategori yang dapat diikuti masyarakat.

Race Director Pertamina Eco RunFest 2026, Reza Puspo, menyebut empat kategori tersebut adalah Half Marathon, 10K, 5K, dan Family Course.

Kategori Half Marathon akan mengambil rute terpanjang. Peserta memulai lomba dari kawasan Pintu 7, kemudian menuju Jembatan Semanggi sebelum bergerak ke arah Jakarta Selatan.

Rute kemudian membawa pelari menuju kawasan Wali Kota Jakarta Selatan dan Jalan Antasari. Setelah mencapai Cipete, peserta melakukan putar balik untuk kembali melalui Jalan Antasari menuju kawasan Wali Kota Jakarta Selatan.

"Untuk Half Marathon nanti akan bermulai dari Pintu 7 menuju ke Jembatan Semanggi naik ke atas, turun ke bawah Semanggi. Kemudian menuju selatan, mengarah ke Wali Kota Jakarta Selatan," kata Reza.

Setelah itu, peserta Half Marathon bergerak ke arah utara melalui kawasan Pemuda atau Plaza Senayan sebelum kembali menuju titik akhir di Pintu 7.

Sementara itu, peserta kategori 10K juga memulai perlombaan dari Pintu 7. Mereka kemudian menuju Plaza Semanggi, melintasi kawasan Semanggi, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah selatan.

Rute tersebut berlanjut menuju Patung Pemuda hingga kawasan ASEAN. Setelah mencapai titik putar balik, pelari kembali menuju Patung Pemuda dan menyelesaikan perlombaan di Pintu 7.

Adapun kategori 5K menawarkan lintasan yang lebih pendek. Peserta akan bergerak dari area KM 0 menuju Pintu 7, melewati kawasan Semanggi dan Patung Pemuda, sebelum kembali ke Pintu 7.

Dengan target 14.000 pelari dan 10.000 penonton, ajang tersebut diharapkan mampu memperluas pesan keberlanjutan kepada masyarakat.

Bagi Pertamina, partisipasi publik bukan hanya soal meramaikan acara, tetapi juga menjadi bagian dari aksi nyata melalui Eco-Mission.