BI Pastikan KKI dan Visa-Mastercard Bisa Beroperasi Berdampingan
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) memastikan pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) tak serta-merta menggantikan kartu kredit prinsipal asing. (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memastikan pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) tak serta-merta menggantikan kartu kredit yang menggunakan prinsipal internasional seperti Visa dan Mastercard.
Kepala Grup Kebijakan Sistem Pembayaran BI Fitria Irmi Triswati menjelaskan, KKI dikembangkan untuk menambah alternatif bagi masyarakat.
“KKI dikembangkan untuk menambah alternatif dan pilihan bagi masyarakat dalam menggunakan kartu kredit, sekaligus memperkuat efisiensi dan kapabilitas sistem pembayaran domestik,” ujar Fitria kepada Kontan, Rabu (18/8/2026).
Baca Juga: Pembiayaan Flexi Gold Bank Mega Syariah Capai Rp 42 Miliar per Juli 2026
Nah, KKI dan kartu kredit dengan prinsipal internasional, kata Fitria, tetap dapat beroperasi dan berkembang di Indonesia secara berdampingan atau co-exist. Hal tersebut dilakukan dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta komitmen internasional Indonesia.
Ia menjelaskan, pengembangan KKI dilakukan secara kolaboratif antara BI dan industri dengan melibatkan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Keanggotaan ASPI sendiri juga mencakup prinsipal internasional.
Dengan itu, pengembangan KKI sejak awal tetap mempertimbangkan kesiapan industri, interoperabilitas, serta terciptanya playing field yang setara dalam ekosistem sistem pembayaran nasional.
Hal ini memang menjadi penting. Mengingatkan saja, sebelumnya isu akses terhadap sistem pembayaran Indonesia turut menjadi perhatian dalam pembahasan tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Terkait itu, Fitria menegaskan bahwa pihaknya tetap memastikan pengembangan infrastruktur dan instrumen pembayaran domestik dilakukan secara terbuka, proporsional dan tidak diskriminatif.
Baca Juga: Direktur Utama KB Bank (BBKP) Borong Saham Perusahaan, Segini Harganya
Kebijakan tersebut juga tetap diselaraskan dengan ketentuan serta komitmen internasional yang berlaku.
Dengan demikian, pengembangan KKI tak diarahkan sebagai kebijakan untuk membatasi atau menyingkirkan prinsipal pembayaran internasional yang telah beroperasi di Indonesia. Sebaliknya, KKI diharapkan dapat menambah pilihan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran domestik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
- Kartu Kredit
- Kartu Kredit VISA
- Kartu Kredit Indonesia