Berburu Sunrise Cantik Sambil Gowes Sepeda di Ujung Nusa Dua
Nusa Dua -
Siapa bilang staycation di hotel cuma bisa tidur saja? Traveler bisa juga berburu sunrise cantik di kawasan Nusa Dua dengan naik sepeda.
Ketika staycation di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences, traveler tidak cuma tidur-tiduran saja. Kalian bisa mencoba berbagai macam aktivitas yang sudah disiapkan oleh pihak hotel.
Salah satunya adalah bersepeda untuk berburu sunrise di Sunrise Point kawasan Nusa Dua. Di spot tersebut, traveler bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan ketika sang Surya terbit dari ufuk timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari Novotel Bali Nusa Dua, perjalanan bersepeda menuju ke Sunrise Point dimulai pada pukul 05.30 WITA. Sebelum bersepeda, sebaiknya traveler mengenakan baju olahraga yang nyaman lengkap dengan sepatunya ya!
Soal sepeda, traveler tidak perlu repot-repot karena sudah disediakan oleh pihak hotel. Perjalanan naik sepeda kami pagi itu dibantu oleh Bli Bobo, instruktur dari Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences.
Berburu Sunrise Sambil Gowes di Nusa Dua Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel
Sebelum mulai menggowes sepeda, Bobo memastikan semua peserta bisa mengendarai sepedanya dengan nyaman. Jika ada yang perlu disesuaikan, misalnya tinggi sadel, maka tim Novotel akan membantu supaya lebih pas dan nyaman.
Jangan lupa untuk mengenakan helm sepeda supaya aktivitas gowes makin aman. Jangan lupa berdoa juga supaya perjalanan gowes sepeda pagi itu berlangsung lancar tanpa ada kendala.
Setelah semuanya siap, perjalanan gowes sepeda kami untuk berburu sunrise di kawasan Nusa Dua pun dimulai. Kami diajak menggowes sepeda berkeliling kawasan yang dikelola ITDC itu.
Dari hotel, kami berbelok ke arah Bali Collection, kemudian lanjut menyusuri jalanan menuju ke trek sepeda dan lari yang berada di sepanjang garis pantai Nusa Dua.
Berburu Sunrise Sambil Gowes di Nusa Dua Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel
Jalur ini bebas dari kendaraan bermotor, jadi traveler bisa gowes sepeda dan lari pagi dengan aman. Sepanjang perjalanan, Bli Bobo akan sambil menjelaskan tempat-tempat yang kita lewati.
"Kalau ini, Sofitel Bali Nusa Dua, masih keluarga Accor juga," jelas Bli Bobo.
Kami pun menggowes sepeda di pinggir pantai dengan semangat. Ternyata pagi itu, tidak hanya kami yang sedang menggowes sepeda, ada banyak bule yang sedang lari pagi juga. Tentu kami tak mau kalah semangat dengan bule-bule itu.
Tak terasa setelah 30 menit, kami pun sampai ke Sunrise Point Nusa Dua, tempat untuk melihat matahari terbit dengan cantiknya. Untuk menuju ke Sunrise Point, traveler mesti turun dan sedikit menuntun sepeda karena jalan rusak. Menurut Bli Bobo, jalanan itu rusak karena terhempas ombak saat laut sedang pasang.
Berburu Sunrise Sambil Gowes di Nusa Dua Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel
Sekitar pukul 06.00 WITA, kami tiba di Sunrise Point. Waktunya pas sekali. Di Pulau Dewata, matahari mulai terbit sekitar pukul 06.00 WITA. Dari kejauhan, sang surya tampak masih malu-malu tertutup awan.
Namun lama kelamaan, sang Surya akhirnya mulai menampakkan diri. Pendar sinar berwarna oranye kekuningan akhirnya perlahan naik ke permukaan, menyinari lautan yang masih belum biru benar.
Tepat pukul 06.30 WITA, matahari sudah sepenuhnya terbit dari ufuk timur. Pagi yang semula dingin, kini sudah mulai menghangat. Rombongan kami pun beranjak untuk kembali ke hotel.
Berburu Sunrise Sambil Gowes di Nusa Dua Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel
Total kami menempuh perjalanan sekitar 5 kilometer untuk aktivitas ini. Selain bisa menggowes sepeda, traveler juga bisa memilih aktivitas morning yoga yang dimulai pukul 08.00 WITA.
Semua aktivitas itu tersedia gratis untuk para tamu yang menginap di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences. Langkah itu sejalan dengan pilar Move (bergerak) dalam program Longevity Everyday yang diinisiasi oleh pihak Novotel.
Program ini akan mengajak para tamu yang menginap di Novotel Hotel untuk hidup lebih sehat dengan melakukan aktivitas olahraga ringan yang bisa dilakukan secara sederhana setiap harinya.
(wsw/ddn)