Begal Merajalela di Bandung Raya, Dedi Mulyadi Minta Aparat Bersenjata Ditempatkan di Titik Rawan
Rabu, 22 Juli 2026, 05:49 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan di Bandung Raya membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Jawa Barat untuk memperkuat pengamanan di seluruh wilayah yang rawan tindak kriminal.
"Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar untuk secara teknis dan taktis melakukan pengamanan di seluruh wilayah Bandung Raya dan seluruh wilayah Jawa Barat," ujar Dedi dikutip dari Instagram, Selasa (21/7/2026).
Salah satu usulan yang disampaikan Dedi adalah menempatkan aparat bersenjata di titik-titik strategis yang dianggap paling rawan. Langkah itu diharapkan memberikan efek jera sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga.
"Menempatkan aparat di titik-titik strategis bersenjata, ini usulan saya dan ini adalah bagian untuk menciptakan rasa nyaman dan rasa aman bagi warga masyarakat," katanya.
Dedi juga mengajak masyarakat tidak hanya mengandalkan aparat dalam menjaga keamanan. Ia mendorong warga aktif berpatroli di tingkat RT dan RW untuk menutup celah yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.
"Mari kita bersama-sama untuk menjaga keamanan lingkungan kita masing-masing. Patroli di setiap RT-nya, di setiap RW-nya, di seluruh sudut-sudut strategis di wilayah kota dan desa yang menjadi potensi terjadinya akses pembegalan, perampokan, dan berbagai aksi kriminal lainnya yang meresahkan warga," tutur Dedi.
Baca Juga: Polda Jabar: Masyarakat Boleh Melawan Begal, Jangan Sampai Pelaku Tewas
Selain begal dan perampokan, Dedi juga menyoroti gangguan keamanan lain yang masih menjadi momok di Jawa Barat. Geng motor dan aksi tawuran antarkelompok turut masuk dalam daftar ancaman yang perlu diwaspadai bersama.
"Termasuk geng motor dan tawuran antar anak muda maupun tawuran antar orang tua. Saya ucapkan terima kasih, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy