Bali Tourism Awards 2026: 38 Penghargaan untuk Tokoh hingga Pelaku Pariwisata

Bali Tourism Awards 2026: 38 Penghargaan untuk Tokoh hingga Pelaku Pariwisata

AKURAT.CO Bali Tourism Awards (BTA) 2026 kembali digelar untuk memasuki tahun ke-11. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada individu, pemimpin industri hospitality, hotel, resort, villa, perusahaan, dan institusi yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan pariwisata Bali.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengatakan, masa depan pariwisata Bali perlu diarahkan pada peningkatan kualitas dengan tetap mempertahankan karakter, budaya, dan prinsip keberlanjutan.

“Pariwisata Bali ke depan harus terus bergerak menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Kemajuan industri pariwisata tidak hanya dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari bagaimana kita menjaga budaya Bali, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta memastikan Bali tetap menjadi destinasi dunia yang memiliki karakter dan nilai luhur," kata Koster dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Koster juga mengapresiasi penyelenggaraan BTA yang memberikan penghargaan kepada para pelaku dan pemimpin industri pariwisata yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan sektor tersebut.

“Saya mengapresiasi penyelenggaraan Bali Tourism Awards yang memberikan penghargaan kepada para pelaku dan pemimpin pariwisata yang telah berkontribusi dalam menjaga serta meningkatkan kualitas pariwisata Bali," ujarnya.

BTA 2026 digelar di Bali Beach Convention Center, The Sanur Special Economic Zone for Health & Wellness, dengan mengusung tema “Eleven Years of Excellence, Inspiring the Future”.

Sebanyak 38 penghargaan diberikan dalam tiga kelompok, yakni 13 penghargaan untuk personal dan hospitality leaders, 14 penghargaan bagi hotel, resort dan villa, serta 11 penghargaan untuk perusahaan dan institusi.

Kategori personal mencakup sejumlah bidang, antara lain religious tourism, cultural tourism, tourism business development, governance, sport tourism, tourism safety & security, women leadership, hospitality heritage, cultural heritage, community-based tourism, sustainable tourism, dan hospitality education.

Sejumlah tokoh turut menerima penghargaan, di antaranya Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Dr. Christine Hutabarat. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh nasional dan bendesa adat Bali.

Sementara itu, Board of Advisor Bali Tourism Awards Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan keberlanjutan industri pariwisata membutuhkan kolaborasi lintas sektor, inovasi, serta peningkatan kualitas pengalaman wisatawan.

“Bali telah menjadi benchmark pariwisata dunia. Melalui apresiasi seperti Bali Tourism Awards, kita mendorong para pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas, menciptakan inovasi baru, dan menghadirkan pariwisata yang memberikan dampak ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan," kata Sandiaga.

Baca Juga: E-Voting Pemilu Jadi Wacana, Mendagri Soroti Satu Risiko Besar!