Arab Saudi dan Houthi Saling Serang, 5 Orang Tewas Termasuk 3 Anak-anak
Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB
VIVA –Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi semakin memanas. Serangkaian serangan yang terus meningkat dilaporkan telah menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk tiga anak-anak.
Baca Juga
Badan pertahanan sipil Arab Saudi menyebut satu korban tewas merupakan warga Yaman yang tinggal di Arab Saudi. Dua orang lainnya terluka setelah sebuah drone milik Houthi berhasil dicegat di wilayah Taif pada Kamis. Kematian tersebut menjadi yang pertama diumumkan di Arab Saudi sepanjang bulan ini sejak kelompok Houthi yang didukung Iran meningkatkan serangannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, di Yaman, kelompok Houthi pada Kamis mengklaim pesawat tempur Arab Saudi menargetkan tiga menara telekomunikasi di Provinsi Taiz. Menurut stasiun televisi Almasirah yang berafiliasi dengan Houthi, satu warga sipil tewas di Taiz dan satu lainnya terluka dalam serangan di Kota Abs, Yaman, demikian seperti melansir Al Jazeera, Jumat, 18 September 2026
Baca Juga
Media yang didukung Houthi kemudian melaporkan bahwa tiga anak-anak tewas dan sejumlah warga Yaman terluka dalam serangan yang dilakukan oleh tentara bayaran yang didukung Arab Saudi. Pernyataan itu merujuk pada pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Kementerian Luar Negeri Kuwait menyampaikan solidaritas penuh kepada Kerajaan Arab Saudi yang bersaudara melalui unggahan di X. Kuwait juga mengecam serangan Houthi di Taif.
Baca Juga
Bahrain turut menyatakan kecaman keras atas berlanjutnya serangan teroris Houthi terhadap Kerajaan Arab Saudi dan penargetan warga sipil di Provinsi Taif.
Sementara itu, juru bicara urusan luar negeri Uni Eropa, Anouar El Anouni, mendesak Houthi untuk menghentikan seluruh aksi militer sekaligus menyatakan solidaritas penuh kepada Arab Saudi.
Houthi Bantah Klaim Menyerang Makkah
Ketegangan meningkat setelah Arab Saudi menyatakan bahwa sebuah drone yang diluncurkan Houthi mengarah ke Makkah sebelum akhirnya berhasil dicegat dan dihancurkan.
"Itu adalah kebohongan keji," kata pemimpin Houthi Abdel-Malik al-Houthi dalam pidato yang disiarkan langsung melalui televisi pada Kamis waktu setempat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menyebut klaim Arab Saudi bahwa kelompoknya akan menargetkan kota suci umat Islam tersebut sebagai propaganda besar.
"Kesucian Makkah sangat penting bagi rakyat Yaman," katanya.
Halaman Selanjutnya
Ia juga menuduh Arab Saudi memanfaatkan kebohongan sebagai senjata untuk mendukung tujuan perangnya melawan Houthi.