Angie Caezar Jadikan Medsos Ruang Edukasi Gizi, Ungkap Trik agar Konten Mudah Diterima Publik

Angie Caezar Jadikan Medsos Ruang Edukasi Gizi, Ungkap Trik agar Konten Mudah Diterima Publik

Liputan6.com, Jakarta - Fungsi media sosial kini, bukan sekadar ajang flexing maupun untuk mengejar tren sesaat. Contohnya, yang dilakukan Angie Caezar. Latar belakang pendidikan sebagai sarjana ahli gizi, ia jadikan modal utama untuk membangun konten yang membawa misi edukasi bagi masyarakat luas.

Kreator dengan nama asli Caesar Laine Anggi ini mengangkat tema healthy lifestyle, mom and kids, foodies, hingga cooking. Namun konten yang dibuat Angie tidak sekadar mengikuti arus tren media sosial, melainkan konsisten membawa unsur edukasi gizi dalam setiap unggahannya.

Momentum pandemi Covid-19 pada 2021 menjadi titik awal keseriusan Angie berkarya di dunia digital. "Awalnya saya mulai konsisten membuat konten pada 2021, saat Covid-19. Waktu itu saya melihat banyak orang semakin peduli dengan kesehatan, termasuk soal makanan dan kebutuhan gizi keluarga. Saya kemudian berpikir, kenapa ilmu yang saya punya tidak dibagikan melalui media sosial," ujar Angie dalam keterangan tertulisnya.

Kesehatan dan gizi anak menjadi perhatian utama yang rutin diangkat Angie lewat kontennya. Resep makanan sehat dan kebutuhan nutrisi anak dihadirkan sebagai inspirasi praktis bagi para orang tua yang mengikuti akunnya.

Bahasa formal dan teori berat sengaja dihindari Angie dalam menyampaikan edukasi gizi kepada audiens. Resep, aktivitas memasak, serta cerita kehidupan keluarga sehari-hari dipilih sebagai medium yang dinilai lebih mudah diterima masyarakat luas.

"Saya ingin edukasi tentang gizi itu terasa dekat. Jadi tidak hanya berbicara soal teori, tetapi bagaimana pengetahuan tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya lewat resep makanan yang sederhana dan bisa menjadi inspirasi untuk anak," tutur Angie.

Merasa Punya Tanggung Jawab Besar

Angie Caezar. (dok. pribadi Angie Caezar)

Perbesar

Angie Caezar. (dok. pribadi Angie Caezar)

Tanggung jawab besar disadari Angie melekat pada dirinya sebagai kreator yang membahas kesehatan dan gizi anak di ruang publik. Informasi yang beredar luas dituntut tetap akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Karena saya punya latar belakang sebagai ahli gizi, saya merasa ada tanggung jawab ketika membahas makanan dan kesehatan anak. Saya ingin menyampaikan informasi dengan bahasa yang sederhana, tetapi tetap berdasarkan pengetahuan yang saya miliki," kata Angie.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Identitas sebagai kreator dengan misi edukasi membedakan Angie dari kreator lifestyle pada umumnya. Pertumbuhan pengikut di media sosial pun mengiringi konsistensinya, tercatat sekitar 248 ribu pengikut di Instagram @caesarlaineanggi2 dan 139 ribu pengikut di TikTok @angiecaezar25. Angka pengikut yang terus bertambah diakui Angie bukan tolok ukur utama keberhasilannya sebagai kreator. Dampak nyata bagi audiens dinilai jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar statistik di platform digital. "Pastinya senang ketika followers terus bertambah, tetapi yang paling membuat saya bahagia adalah ketika ada yang merasa terbantu dengan konten saya. Ada yang mendapatkan ide menu makanan untuk anak atau mendapatkan informasi baru mengenai gizi," ungkap Angie.