Amien Rais soal Video Budi Arie: 'Rakyat Jadi Tahu Ternyata Musuh Politik Prabowo Tidak Lain adalah Jokowi'

Amien Rais soal Video Budi Arie: 'Rakyat Jadi Tahu Ternyata Musuh Politik Prabowo Tidak Lain adalah Jokowi'

Minggu, 30 Agustus 2026, 12:00 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais angkat suara terkait viralnya sebuah video yang memperlihatkan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang duduk bersebelahan dengan mantan Presiden Jokowi dan memunculkan isu 'percepatan sebelum 2029' terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.

"Ketika beberapa hari lalu Ketua Umum Projo Budi Ari Setiadi bersama Jokowi merancang penggulingan Prabowo dan mempercepat Pilpres sebelum tahun 2029, rakyat Indonesia jadi mengetahui ternyata musuh politik Prabowo tidak lain tidak bukan ya Jokowi itu," kata Amien Rais dalam video analisanya, Minggu (30/08/2026).

Ia juga menyampaikan kritik tajam terkait dinamika politik nasional dan jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kali ini, Amien menyoroti penurunan drastis angka keterpilihan atau elektabilitas Prabowo dalam rilis temuan lembaga survei terbaru.

Amien menyayangkan sikap Prabowo yang dinilainya masih terikat bayang-bayang mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kondisi ini dianggap berpotensi menggerus kepercayaan publik yang sebelumnya menaruh harapan besar pada kepemimpinannya.

Amien menyinggung pergeseran persepsi publik dari yang awalnya mencatat angka kepuasan di atas 60 persen saat awal pelantikan, kini mengalami kemerosotan signifikan.

"Belum lama ini sebuah survei yang dilakukan oleh SMRC menunjukkan angka itu merosot drastis. Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) memperoleh angka 41 sampai 42 persen, sementara Mas Prabowo hanya 15 persen," ujar Amien Rais dalam analisis politisnya, Minggu (30/8/2026).

Ia mengingatkan jika sikap ragu-ragu dan ketergantungan politik tersebut terus dipertahankan, nasib karir politik Prabowo dalam satu tahun ke depan berada dalam posisi yang sangat rentan.

Amien meyakini bahwa salah satu faktor utama yang menghambat ketegasan Presiden Prabowo adalah keberadaan pejabat tinggi negara yang dianggapnya masih memiliki loyalitas kuat kepada Jokowi.

Menurutnya, mempertahankan para pejabat tersebut tanpa evaluasi mandiri hanya akan memperlemah posisi tawar Presiden di mata publik, tiga pejabat itu adalah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto.

"Ada resep paling mudah untuk menjatuhkan Presiden Prabowo: pertahankan terus Kapolri, pertahankan terus Mendagri, juga pertahankan terus Panglima TNI," sindir Amien.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pembina Partai Ummat ini juga menyindir momen kebersamaan antara Presiden Prabowo, Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Upacara HUT Kemerdekaan RI beberapa waktu lalu.

Ia khawatir foto itu akan menyebar narasi kedekatan dan kebersamaan 'Trio' itu justru akan menjadi boomerang bagi pencitraan independensi sang presiden.

Amien mengungkapkan kekecewaannya karena figur Prabowo yang awalnya diharapkan membawa ketegasan kini dinilai publik justru membiarkan karir politiknya dibayang-bayangi oleh agenda politik pihak lain.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat