Akui Pindah dari Rumah Cilandak, Sarwendah Singgung Soal Keamanan dan Utang Piutang
Bagikan:
JAKARTA – Sarwendah akhirnya buka suara mengenai keputusannya meninggalkan rumah lama dan memboyong anak-anaknya ke kediaman baru. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, terungkap bahwa faktor keamanan menjadi pemicu utama di balik perpindahan tersebut.
"Situasi-situasi yang tidak aman seperti ini yang tidak baik bagi anak-anak. Ada pihak-pihak lain lah yang mencari orang lain yang enggak ada lagi di rumah itu gitu ya," ujar Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 22 Juli.
Teror tersebut bukan sekadar isapan jempol. Pihak Sarwendah mengantongi bukti kedatangan sejumlah pria yang diduga penagih utang ke kediaman mereka pada larut malam.
"Kita juga bawa nih, ini masih hangat belum lama ya, kira-kira 11 Juli. Diduga debt collector memang datang ke rumah menyampaikan adanya tagihan. Lebih kurang ada lima orang yang mendatangi jam 21.52 WIB," ungkap Chris.
Selain gangguan dari pihak luar, rumah tersebut ternyata juga dihantui oleh masalah finansial yang serius. Sarwendah mengaku kaget saat mengetahui aset yang ditinggalinya terancam disita oleh bank.
"Klien kami mendapat informasi bahwa rumah itu sudah harus dilelang. Jadi klien kami tidak mau dong diberikan gono-gini yang seperti itu. Jadi ya sudahlah, enggak mau ambil pusing," lanjut Chris menambahkan.
Sarwendah sendiri mengaku butuh perjuangan besar untuk memberikan pengertian kepada anak-anaknya mengenai alasan mereka harus berpindah tempat tinggal secara mendadak.
BACA JUGA:
"Pasti butuh perjuangan saya ya untuk menjelaskan kenapa harus pindah. Saya akan menjelaskan seminim mungkin, sebaik mungkin tanpa memojokkan satu sama lain," kata Sarwendah.
Keputusan pindah ini diambil demi menjauhkan anak-anak dari konflik orang dewasa dan pusaran masalah finansial yang melibatkan mantan suaminya, Ruben Onsu.
"Klien kami dengan finansial yang sudah mandiri, ya, klien kami lebih baik untuk pindah. Untuk mencari apa? Mencari kebahagiaan dengan anak-anak," tegas Chris.
Kini, Sarwendah berharap bisa memulai hidup baru yang lebih tenang di rumah yang sudah ia tempati bersama anak-anaknya tanpa bayang bayang ketakutan akan penyitaan aset.
"Klien kami sudah hidup dengan anak-anaknya dan juga terkait perpindahannya pun sudah diinformasikan kepada mantan suaminya," pungkas sang pengacara.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+