Adik Kim Jong Un Mengaku Tak Tahu Trump Mengontak Kakaknya

Adik Kim Jong Un Mengaku Tak Tahu Trump Mengontak Kakaknya

Sejumlah analis memperingatkan bahwa keputusan Trump mengurangi skala latihan militer dengan Korea Selatan justru berisiko bertentangan dengan tujuannya sendiri, yakni mendorong Seoul mengambil tanggung jawab lebih besar atas pertahanannya.

Latihan tersebut juga mencakup persiapan agar Korea Selatan dapat mengambil alih kendali operasional atas pasukan gabungan Korea Selatan-AS jika perang pecah. Menurut para analis, Seoul belum memegang kewenangan tersebut sejak Perang Korea dimulai pada 1950.

Para analis menilai pengalihan kendali tersebut merupakan tujuan penting bagi kedua negara. Jika Seoul mampu menunjukkan kesiapan memikul tanggung jawab itu, Washington dapat mengambil peran yang lebih terbatas dalam konflik di masa depan. AS tetap dapat memberikan dukungan militer, tetapi sebagian besar tanggung jawab dan biaya pertahanan akan ditanggung Korea Selatan.

Permintaan Trump untuk mengurangi skala latihan muncul pada hari pertama latihan gabungan dimulai, meski persiapannya telah berlangsung berbulan-bulan.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung secara terbuka menyambut permintaan Trump. Ia kembali menegaskan dukungannya terhadap dialog dengan Korea Utara sekaligus keinginannya agar Korea Selatan memikul tanggung jawab lebih besar atas pertahanannya sendiri.

"Kami memahami tekad dan upaya Presiden Trump untuk menciptakan kondisi bagi dialog guna membangun tatanan perdamaian di Semenanjung Korea, meskipun hal itu berarti mengurangi skala latihan militer gabungan Korea Selatan-AS dan latihan lapangan baru-baru ini. Kami menghargai keputusan tersebut," kata Lee melalui X pada Rabu malam.

Lee menyatakan dirinya sepenuhnya setuju dengan Trump bahwa Korea Selatan harus bertanggung jawab atas keamanan di Semenanjung Korea, sambil membangun kemampuan yang memadai untuk mempertahankan semenanjung secara mandiri dengan meningkatkan belanja pertahanan secara cepat hingga mencapai 3,5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Saat meminta skala latihan dikurangi, Trump menyinggung hubungannya yang baik dengan Kim Jong Un. Ia menyinggung pula tidak adanya bantuan dari Seoul dalam perang di Iran.

"Saya memiliki hubungan yang baik dengannya," kata Trump kepada wartawan pada Rabu.

"Dan Anda tahu? Fakta bahwa saya memiliki hubungan yang baik dengannya adalah hal yang baik."

Trump bertemu Kim Jong Un sebanyak tiga kali untuk membahas denuklirisasi selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden. Namun, perundingan tersebut pada akhirnya tidak membuahkan hasil, sementara program senjata nuklir Korea Utara terus berkembang sejak saat itu.

Pada Kamis (20/8), Menteri Pertahanan Korea Selatan memperkirakan Korea Utara kini memiliki antara 80 hingga 120 hulu ledak nuklir. Jumlah itu jauh lebih tinggi dibandingkan angka yang baru-baru ini disampaikan Trump, yakni 57 senjata nuklir.

Trump pernah mengambil langkah serupa untuk mengurangi latihan bersama dengan Korea Selatan pada masa jabatan pertamanya.

Pada Maret 2019, kedua negara mengumumkan bahwa latihan militer tahunan berskala besar mereka akan diubah dan digelar dalam skala yang lebih kecil.