9 Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

9 Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

Aisha Mayra,Β  CNBC Indonesia 25 July 2026 17:00 Jakarta, CNBC Indonesia - Masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah umat ...

Aisha Mayra,Β  CNBC Indonesia

25 July 2026 17:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah umat Islam, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan peradaban yang telah bertahan selama berabad-abad.

Hingga kini, diperkirakan terdapat lebih dari 3,6 juta masjid di seluruh dunia, beberapa di antaranya telah berdiri sejak masa awal penyebaran Islam.

Berikut deretan masjid tertua di dunia, termasuk satu yang berada di India.

1. Masjidil Haram (Arab Saudi)

Masjidil Haram di Makkah merupakan masjid tertua sekaligus paling suci dalam Islam. Kompleks ini mengelilingi Ka'bah, kiblat umat Islam di seluruh dunia. Menurut tradisi Islam, Ka'bah dibangun oleh Nabi Ibrahim AS bersama putranya, Nabi Ismail AS.

Dalam tradisi Islam, Ka'bah yang berada di pusat masjid ini dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sekitar 4.000 tahun lalu. Karena itu, usia Masjidil Haram diperkirakan telah mencapai sekitar empat milenium, meski tidak ada catatan sejarah yang memastikan tanggal pembangunannya secara pasti.

Masjid ini telah mengalami berbagai renovasi sepanjang sejarah, mulai dari era Kesultanan Utsmaniyah pada 1571 hingga proyek perluasan besar-besaran yang masih berlangsung di bawah pemerintahan Arab Saudi.

Para peziarah Muslim mengelilingi Ka'bah dan berdoa di Masjidil Haram, menjelang ibadah haji tahunan, di Mekah, Arab Saudi, 19 Mei 2026. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)Para peziarah Muslim mengelilingi Ka'bah dan berdoa di Masjidil Haram, menjelang ibadah haji tahunan, di Mekah, Arab Saudi, 19 Mei 2026. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa) Foto: Para peziarah Muslim mengelilingi Ka'bah dan berdoa di Masjidil Haram, menjelang ibadah haji tahunan, di Mekah, Arab Saudi, 19 Mei 2026. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)

2. Masjid Al-Aqsa (Yerusalem)

Dibangun sekitar 705 M, Masjid Al-Aqsa menjadi tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Masjid ini diyakini sebagai lokasi Nabi Muhammad SAW memimpin salat para nabi dalam peristiwa Isra Mikraj. Istilah Al-Aqsa sebenarnya merujuk pada seluruh kompleks Temple Mount, bukan hanya bangunan masjid berkubah perak yang dikenal luas.

A boy runs amid pigeons flying next to the Dome of Rock Mosque at the Al-Aqsa Mosque compound in Old City of Jerusalem, Monday, Dec. 30, 2024. (AP Photo/Matias Delacroix)A boy runs amid pigeons flying next to the Dome of Rock Mosque at the Al-Aqsa Mosque compound in Old City of Jerusalem, Monday, Dec. 30, 2024. (AP Photo/Matias Delacroix) Foto: AP/Matias Delacroix

3. Masjid Quba (Arab Saudi)

Dikutip dari Kementerian Agama RI, Quba adalah sumur di perkampungan yang dihuni penduduk dari Bani Amr bin Auf, milik Abu Ayyub Al-Ansari. Unta betina Nabi pertama kali berlutut di sana untuk meminum air setelah perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah.

Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibangun Nabi Muhammad SAW setelah hijrah dari Makkah ke Madinah pada 622 M. Masjid ini didirikan saat Rasulullah singgah selama empat hari di kawasan Quba sembari menunggu kedatangan Ali bin Abi Thalib.

Nabi Muhammad turut mengangkat batu bata dan terlibat langsung dalam pembangunan masjid bersama para sahabat.

Masjid QubaMasjid Quba Foto: Kementerian Agama

Keistimewaan Masjid Quba juga disebut dalam hadis riwayat Ibnu Majah. Rasulullah bersabda, siapa yang berwudu dari rumah lalu salat di Masjid Quba akan mendapat pahala seperti umrah.

Masjid Quba juga diabadikan dalam Al-Qur'an, Surat At-Taubah ayat 108, sebagai masjid yang didirikan atas dasar takwa. Ayat tersebut sekaligus menjadi pembeda dengan Masjid Dirar, yang dibangun kaum munafik untuk memecah belah umat Islam dan akhirnya diperintahkan Rasulullah untuk dihancurkan.

Kini, Masjid Quba menjadi salah satu ikon Madinah sekaligus masjid terbesar kedua di kota tersebut. Setelah berkali-kali direnovasi sejak era Khalifah Utsman bin Affan hingga Kerajaan Arab Saudi, kompleksnya kini mencapai sekitar 50.000 meter persegi dan mampu menampung hingga 66.000 jemaah.

4. Masjid Nabawi (Arab Saudi)

Didirikan pada 622 M, Masjid Nabawi merupakan masjid terbesar di Madinah sekaligus masjid tersuci kedua dalam Islam setelah Masjidil Haram.

Masjid ini menjadi lokasi makam Nabi Muhammad SAW yang berada di area rumah beliau bersama istrinya, Aisyah RA. Saat ini, kapasitasnya mencapai lebih dari 1 juta jamaah.

People make their way before prayer at Al-Masjid an-Nabawi or the Prophet Muhammad's Mosque, the second holiest site in Islam, after the annual hajj pilgrimage on last day of Eid al-Adha, in the Saudi holy city of Medina, Thursday, Sept. 15, 2016. (AP Photo/Nariman El-Mofty)People make their way before prayer at Al-Masjid an-Nabawi or the Prophet Muhammad's Mosque, the second holiest site in Islam, after the annual hajj pilgrimage on last day of Eid al-Adha, in the Saudi holy city of Medina, Thursday, Sept. 15, 2016. (AP Photo/Nariman El-Mofty) Foto: Masjid Nabawi (AP/Nariman El-Mofty)

5. Masjid Qiblatain (Arab Saudi)

Masjid yang dibangun sekitar 623 M iniΒ memiliki dua mihrab dan mampu menampung sekitar 2.000 jamaah.

Masjid Qiblatain menjadi salah satu masjid paling bersejarah dalam Islam. Masjid yang dibangun oleh Sawad bin Ghanam bin Kaab pada tahun kedua Hijriah ini menjadi lokasi turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan perubahan arah kiblat, dari Masjid Al-Aqsa di Yerusalem menuju Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Islam. Sejak saat itu, seluruh umat Islam di dunia menghadap Ka'bah saat menunaikan salat, menjadikan Masjid Qiblatain dikenal sebagai "Masjid Dua Kiblat".

Masjid QiblatanMasjid Qiblatan Foto: Kementerian Agama

6. Masjid Agung Sana'a (Yaman)

Masjid Agung Sana'a atau Al-Jami al-Kabir bi-Sana termasuk salah satu masjid tertua di dunia yang dibangun pada masa awal Islam.

Terletak di ibu kota Yaman, masjid ini terkenal dengan arsitektur klasik berupa ukiran plester, langit-langit kayu, dan ornamen khas. Nilai sejarahnya membuat bangunan ini masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

Masjid SanaaMasjid Sanaa Foto: Yemen.it

7. Masjid Sahabat (Eritrea)

Masjid Sahabat atau Masjid as-Sahabah di Massawa, Eritrea, dibangun pada 613 M dan diyakini sebagai tempat ibadah umat Islam tertua di Afrika.

Masjid ini didirikan oleh kaum Muslim yang hijrah dari Makkah untuk menghindari penindasan kaum Quraisy. Bangunannya memiliki empat menara, satu mihrab, serta kubah kecil.

Salah satu ciri uniknya adalah arah kiblat awal yang menghadap ke Yerusalem (Baitul Maqdis), sebelum kiblat dipindahkan ke Ka'bah di Mekkah.

8. Masjid Amr ibn al-As (641-642 M)

Masjid Amr ibn al-As merupakan masjid pertama di Mesir sekaligus masjid pertama di Benua Afrika yang dibangun setelah penaklukan Mesir oleh panglima Muslim Amr ibn al-As pada 641-642 M.

Masjid ini menjadi pusat penyebaran Islam di Mesir dan berkembang menjadi tempat ibadah, pendidikan, serta aktivitas pemerintahan. Meski telah beberapa kali direnovasi dan diperluas selama lebih dari 13 abad, Masjid Amr ibn al-As tetap menjadi salah satu simbol awal perkembangan peradaban Islam di Afrika dan masih digunakan untuk beribadah hingga saat ini.

Masjid Amr ibn al-AsMasjid Amr ibn al-As Foto: sis.gov.eg

9. Masjid Agung Kairouan (670 M)

Didirikan pada 670 M oleh Uqba ibn Nafi, masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di dunia sekaligus pusat penyebaran Islam di Afrika Utara.

Pada abad pertengahan, Masjid Agung Kairouan menjadi pusat pendidikan Islam dan menjadi rujukan bagi perkembangan mazhab Maliki. Arsitekturnya, terutama menara persegi, menjadi inspirasi bagi banyak masjid di kawasan Maghrib.

Masjid Agung KairouanMasjid Agung Kairouan Foto: Detik

(mae/mae)

Add

as a preferred
source on Google