5 Restoran Nuansa Kolonial di Jakarta, Ada yang Lebih dari 100 Tahun

5 Restoran Nuansa Kolonial di Jakarta, Ada yang Lebih dari 100 Tahun

Jakarta - Di Jakarta, ada beberapa spot yang terkenal berkat nuansa kolonialnya. Tak hanya berupa museum, tetapi ada juga yang hadir dalam versi restoran.Di Jakarta masih banyak jejak sejarah yang dapat dinik...

Jakarta -

Di Jakarta, ada beberapa spot yang terkenal berkat nuansa kolonialnya. Tak hanya berupa museum, tetapi ada juga yang hadir dalam versi restoran.

Di Jakarta masih banyak jejak sejarah yang dapat dinikmati hingga sekarang. Tak hanya lewat museum atau bangunan cagar budaya, suasana Batavia tempo dulu juga bisa dirasakan saat bersantap di sejumlah restoran bergaya kolonial.

Restoran-restoran ini menawarkan lebih dari sekadar makanan lezat. Bangunan tua yang masih dipertahankan, interior klasik, koleksi benda antik, hingga menu bernuansa Indonesia dan Eropa membuat pengalaman makan terasa berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak heran jika tempat-tempat ini kerap menjadi pilihan untuk makan bersama keluarga, merayakan momen spesial, hingga berburu foto estetik. Bahkan di antaranya ada yang usianya sudah mencapai 100 tahun.

Berikut 5 restoran bergaya kolonial di Jakarta:

5 Restoran Nuansa Kolonial di Jakarta, Ada yang Lebih dari 100 Tahun5 Restoran Nuansa Kolonial di Jakarta, Ada yang Lebih dari 100 Tahun Foto: Istimewa

1. Huize Trivelli Heritage Resto & Patisserie

Huize Trivelli Heritage Resto & Patisserie menawarkan pengalaman bersantap di rumah bergaya kolonial yang dipenuhi koleksi barang antik. Begitu memasuki restoran, pengunjung akan disambut interior bernuansa Indisch dengan perabot kayu klasik, lampu gantung, hingga porselen lawas.

Konsep yang diusung bukan hanya restoran, tetapi juga seperti museum kecil yang menyimpan berbagai benda bersejarah. Hampir setiap sudut ruangan memiliki cerita tersendiri sehingga membuat pengunjung betah menikmati suasana sambil menyantap hidangan.

Menu yang ditawarkan memadukan kuliner Nusantara dan Eropa, seperti bistik Jawa, selat Solo, steak bergaya kolonial, hingga aneka pastry klasik. Restoran ini beralamat di Jalan Puter X No. 3, Aren, Tangerang Selatan.

2. Dijan's Kemang

Bagi pencinta masakan Belanda, Dijan's Kemang menjadi salah satu destinasi yang patut dicoba. Restoran ini mengusung konsep rumah kolonial sederhana dengan dominasi furnitur kayu, jendela besar, serta dekorasi bergaya Eropa.

Meski tampil sederhana, nuansa klasik yang dihadirkan membuat banyak pelanggan datang kembali. Tempatnya juga cukup nyaman untuk makan siang santai maupun berkumpul bersama keluarga dan orang terdekat.

Menu andalannya antara lain bitterballen, kroket, stamppot, hutspot, poffertjes, hingga steak khas Belanda yang menjadi favorit pelanggan. Dijan's berlokasi di Jalan Kemang Selatan No. 102A, Bangka, Jakarta Selatan.

3. Tugu Kuntsking Paleis

Tugu Kunstkring Paleis merupakan salah satu restoran heritage paling ikonik di Jakarta. Restoran ini menempati bangunan bersejarah yang dibangun pada 1914 dan dahulu berfungsi sebagai galeri seni pertama di Batavia.

Hingga kini, arsitektur kolonialnya masih terjaga dengan baik. Langit-langit yang tinggi, pilar-pilar besar, jendela klasik, serta koleksi karya seni menciptakan suasana makan yang elegan.

Pilihan menunya cukup beragam, mulai dari Betawi Rijsttafel yang terinspirasi tradisi makan era Hindia Belanda, sop buntut, sate ayam Madura, hingga berbagai hidangan Nusantara dan Western premium. Restoran ini berada di Jalan Teuku Umar No. 1, Menteng, Jakarta Pusat.

Cafe BataviaCafe Batavia Foto: detikcom

4. Cafe Batavia

Berbicara soal restoran bernuansa kolonial, Cafe Batavia tentu tak boleh dilewatkan. Restoran yang berdiri di kawasan Kota Tua ini menempati bangunan peninggalan Belanda dari abad ke-19 dan menjadi salah satu ikon wisata kuliner Jakarta.

Interiornya dipenuhi tangga kayu, lampu gantung antik, lukisan serta foto-foto hitam putih yang menggambarkan kehidupan Batavia tempo dulu. Dari lantai atas restoran, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan langsung ke kawasan Museum Fatahillah yang ramai wisatawan.

Menu yang ditawarkan memadukan hidangan Indonesia dan Barat, mulai dari nasi goreng, seafood, steak, pasta hingga aneka dessert. Cafe Batavia beralamat di Jalan Kali Besar Timur No. 14, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.

5. Jajaghu Restaurant

Jajaghu Restaurant menjadi salah satu destinasi kuliner baru di kawasan Kota Tua yang menawarkan pengalaman fine dining di bangunan bersejarah. Restoran ini berada di kompleks House of Tugu yang dulunya merupakan gudang gula milik saudagar Oei Tiong Ham.

Keunikan Jajaghu terletak pada perpaduan arsitektur kolonial dengan sentuhan budaya Nusantara. Interiornya dipenuhi koleksi benda antik, ukiran klasik, serta ornamen yang terinspirasi kejayaan Kerajaan Majapahit.

Sajian yang ditawarkan didominasi hidangan Indonesia premium, seperti soto ayam Lamongan hingga menu khas Nusantara yang disajikan dengan teknik modern. Jajaghu Restaurant berlokasi di Jalan Kali Besar Barat No. 28, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

Halaman 2 dari 2

Simak Video "⁠Jelajah Jalur Jakarta-Tegal: Warisan Budaya Hingga Kuliner Lokal"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)