20 hektare lahan terbakar berhasil dipadamkan di Sepaku - ANTARA News Kalimantan Timur
Penajam, Kaltim (ANTARA) - Tim gabungan dalam koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Tingkat, Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, dengan luas lahan terbakar sekira 20 hektare.
"Kebakaran pertama kali dilaporkan masuk ke Pusdalops BPBD pada Jumat (11/9) sekitar pukul 14.40 WITA, sedangkan berdasarkan keterangan saksi, api terlihat mulai berkobar sejak sekitar pukul 14.00," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila di Penajam, Sabtu.
Ia merinci bahwa lokasi kebakaran berada di Jalan Loa Haur, Desa Tengin Baru, dengan koordinat 0,844675° Lintang Selatan dan 116,863889° Bujur Timur. Sedangkan material yang terbakar sebagian berupa lahan jenis mineral dan gambut tipis, disertai semak belukar serta pepohonan.
Setelah laporan diterima, tim langsung dikerahkan menuju lokasi dan melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait. Pemadaman dilakukan secara manual dibantu penyemprotan air menggunakan pompa punggung, mesin portabel, serta peralatan pendukung lainnya.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 21.00 WITA, sebelum akhirnya tim gabungan kembali ke pos masing-masing, bahkan Sabtu ini pun tim kembali ke lokasi karhutla untuk memastikan tidak ada titik api baru.
Pemadaman ini melibatkan unsur BPBD PPU, Koramil Sepaku, Polsek Sepaku, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Brigade Karlabun Dinas Pertanian, DPKP Pos Sepaku, serta PT Agro Indomas.
Dukungan sarana yang diturunkan mencakup mobil pemadam, mesin portabel, mobil operasional, dan sepeda motor trail guna mempercepat jangkauan ke titik api. Kehadiran Kapolsek Sepaku dan Kepala Pelaksana BPBD PPU turut memimpin langsung pengawasan di lapangan.
Meski api telah berhasil dipadamkan, tim mengingatkan bahwa di lokasi masih ditemukan titik api dan bara yang berpotensi berkobar kembali. Kondisi tersebut belum memungkinkan untuk ditangani sepenuhnya pada malam hari karena keterbatasan jangkauan dan visibilitas.
"Oleh karena itu, hari ini tim kembali melakukan pengecekan dan pendinginan menyeluruh mulai pagi, guna memastikan tidak ada lagi potensi kebakaran yang muncul kembali," kata Nurlaila.
Sementara itu, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.